Viral! Akad Nikah di Bawah Air Terjun, Netizen Takjub

Viral! Akad Nikah di Bawah Air Terjun, Netizen Takjub

Viral! Akad Nikah di Bawah Air Terjun, Netizen Takjub – Sebuah video yang menunjukan momen pernikahan yang tidak biasa tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial Tanah Air. Sepasang pengantin di indonesia viral setelah melaksanakan akad nikah di bawah air terjun Curug Dayang Sumbi. Yang berada di Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Video yang di unggah oleh akun Tiktok @annisa.wedding15 sudah di tonton jutaan kali dan mengundang reaksi beragam dari netizen.

Momen Akad yang Tak Biasa

Dalam video yang kini viral tersebut, terlihat pengantin pria dan wanita beserta keluarga kedua belah pihak sedang melaksanakan prosesi akad nikah di lokasi yang sangat berbeda dari pernikahan pada umumnya. Mereka mengenakan pakaian serba putih. Termasuk busana pengantin tradisional, dan duduk di tenda atau dekorasi yang sengaja di siapkan tepat di bawah derasnya aliran air terjun. Suasana saat itu tampak dramatis sekaligus alami. Dengan suara gemuruh air yang jatuh menjadi latar yang unik bagi momen sakral ini.

Baca Juga: Kegiatan Leadership Pejabat Pemkot Tangsel Jadi Sorotan Publik

Keputusan pasangan untuk memilih lokasi ini tidak hanya membuat video mereka menjadi bahan perbincangan. Tetapi juga memicu pertanyaan tentang bagaimana proses sakral seperti akad nikah dapat berjalan lancar di tengah derasnya air dan kondisi yang basah serta licin.

Reaksi Netizen: Antara Takjub dan Khawatir

Reaksi netizen terhadap video ini beragam. Banyak yang mengaku takjub dan menyebut momen tersebut sebagai sesuatu yang unik dan kretif. Tetapi tidak sedikit pula yang merasa khawatir dengan keselamatan pasangan pengantin maupun tamu. Beberapa komentar menyoroti risiko akibat kondisi air yang bisa berubah ubah. Apalagi di akhir tahun saat wilayah jawa barat mulai memasuki musim penghujan yang rawan perubahan debit air.

Selain kekaguman, sejumlah warganet juga memberikan komentar bernada humor dan sindiran. Salah satunya adalah netizen yang menulis “Asal usul Air Terjun Pengantin”, merujuk pada judul sebuah film horor indonesia, sebagai bentuk ekspresi lucu terhadap momen ekstrem tersebut.

Lokasi Curug Dayang Sumbi dan Spot Ekstrem

Curug Dayang Sumbi sendiri merupakan salah satu objek wisata alam di Subang yang terkenal dengan aliran airnya yang cukup deras dan pemandangan hijau yang memukau. Meski memiliki panorama yang indah, area seperti ini memiliki medan yang cukup licin dan tantangan tersendiri bila di jadikan tempat acara besar seperti pernikahan.

Hal ini yang membuat banyak orang terkejut sekaligus penasaran meilhat acara pernikahan berlangsung tanpa terlihat adanya gangguan berarti, bahkan di tengah percikan air yang menembus dekorasi dan kursi tamu.

Usai Akad: Aktivitas Ekstrem yang Berlanjut

Yang lebih mengejutkan lagi, setelah prosesi akad nikah selesai, pasangan pengantik langsung mencoba wahana canyoning yang ada di lokasi air terjun tersebut. Dalam video, terlihat mereka melakukan aktivitas ekstrem ini masih dengan pakaian pengantik lengkap, termasuk sang pengantik wanita yang masih mengenakan siger trandisional sunda.

Aksi tersebut semakin menambah sensasi dalam video viral ini. Karena tak hanya menampilkan momen sakral, tetapi juga keberanian dan kesan petualangan yang terpancar dari ekspresi kedua pengantin. Bagi sebagian netizen, ini merupakan kombinasi antara romantis dan ekstrem yang jarang di lihat dalam momen pernikahan tradisional.

Fenomena Pernikahan “Unik” di Era Media Sosial

Fenomena viral ini menunjukkan bagaimana pasangan muda kini tidak lagi terpaku pada lokasi pernikahan konvensional seperti gedung serba guna atau mesjid. Terlebih di era media sosial, konsep pernikahan unik dan memukau. Terutama yang menarik visual memiliku peluang lebih besar untuk menjadi viral dan di kenang banyak orang.

Namun, di balik visualnya, peristiwa seperti ini juga menjadi pengingat bahwa faktor keselamatan tetap harus menjadi prioritas utama. Momen indah sekalipun tiadk boleh mengabaikan aspek keamanan peserta dan tamu.

 

Exit mobile version